Dinas Kesehatan Kab. Gunung Mas menggelar rapat koordinasi terkait integrasi program kesehatan dalam satu event di Aula Dinas Kesehatan Kab. Gunung Mas, Rabu (15/4/2026).

Tujuan utama dalam rapat ini adalah untuk mengoptimalkan konvergensi program melalui integrasi berbagai kegiatan bidang kesehatan ke dalam satu acara seremonial besar guna meningkatkan efisiensi dan dampak di masyarakat.

Rapat dikoordinir oleh Bapak Heriyanto, SKM., MM selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan dihadiri oleh Ibu dr. Waltiana, MM selaku Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Gunung Mas juga sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Bapak Gutang, SKM., MM selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Kepala Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK), dan seluruh Subkoordinator dari masing masing bidang.

Dalam rapat tersebut dibahas strategi integrasi dan kolaborasi lintas sektor, di mana pelaksanaan kegiatan akan memanfaatkan momentum agenda Pemerintah Daerah, Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG), maupun Bulan Timbang. Setiap kegiatan nantinya akan didukung oleh publikasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai bentuk dokumentasi serta penyebarluasan inovasi daerah. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti PKK juga akan dilakukan dalam penyediaan sarana promosi. Perencanaan teknis pelaksanaan kegiatan akan disusun oleh Tim TP3S, termasuk penjadwalan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan secara terstruktur dan efektif.

Dari sisi program, Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) akan memfokuskan kegiatan pada intervensi stunting dan edukasi pola hidup bersih. Salah satu langkah strategis yang direncanakan adalah pelaksanaan kick-off stunting di wilayah Kecamatan Kurun dengan sasaran utama ibu hamil serta balita yang mengalami masalah gizi. Kegiatan yang akan diintegrasikan meliputi pemberian imunisasi, pelayanan kesehatan bagi remaja putri, serta pemberian tambahan susu khusus bagi anak stunting. Selain itu, edukasi terkait pengelolaan sampah juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kesehatan lingkungan.

Sementara itu, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengusulkan pelaksanaan skrining kesehatan massal, seperti pemeriksaan tuberkulosis (TB) melalui uji laboratorium dan mikroskopis, skrining IVA untuk deteksi dini kanker serviks, serta pengecekan golongan darah. Tidak hanya itu, kegiatan juga akan dirangkaikan dengan aksi medis berupa sunatan massal yang bekerja sama dengan PMI atau PPNI, serta pelayanan keluarga berencana melalui pemasangan implan bekerja sama dengan IBI.

Dari Bidang Sumber Daya Kesehatan (PSDK), disampaikan pentingnya kesiapan logistik dan peralatan dalam mendukung kegiatan, termasuk pemenuhan alat pemeriksaan IVA yang saat ini masih belum tersedia. Selain itu, pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) juga menjadi opsi yang dipertimbangkan dikarenakan masih bersifat situasional karena pengkhususannya masih untuk wilayah terpencil.

Melalui integrasi berbagai program kesehatan dalam satu event ini, diharapkan seluruh intervensi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas.

(sumber berita Bidang Kesmas, Dinas Kesehatan Kab. Gunung Mas)