Tumbang Rahuyan — Pengobatan Tuberkulosis (TB) harus dijalani minimal 6 bulan tanpa putus untuk memastikan kuman benar-benar mati serta mencegah kekambuhan dan TB resisten obat. Meski gejala sering membaik dalam beberapa minggu, bakteri TB masih dapat bertahan dalam tubuh.

Untuk meningkatkan kepatuhan pasien, UPT Puskesmas Tumbang Rahuyan rutin melakukan pemantauan minum obat serta menerapkan inovasi “Bell Box TB”, yaitu alat pengingat minum obat setiap pagi.

Saat ini bertambah satu pasien yang telah berhasil menyelesaikan pengobatan dengan baik. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi pasien lainnya untuk tetap disiplin menjalani terapi hingga tuntas.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan TB serta mencegah risiko putus obat di masyarakat.

Sumber : Elvina ( Petugas UPT Puskesmas Tumbang Rahuyan )